Pelatihan Desain dan Pengembangan Motif Sasirangan Kombinasi dengan Ecoprint
Tanggal Publish | : | 15 Februari 2020 |
---|---|---|
Kategori | : | Berkala |
Jenis Informasi | : | Program dan Kegiatan di Badan Publik |
Sub Jenis Informasi | : | |
Tipe Dokumen | : | Gambar |
Kandungan Informasi | : | Pelatihan Desain dan Pengembangan Motif Sasirangan Kombinasi dengan Ecoprint yg dilaksanakan pada tgl 9 s.d 13 Februari 2020 merupakan kegiatan perdana pada Seksi Pembangunan Sumber Daya Industri , Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kab. Tanah Laut Tahun Anggaran 2020. Bertempat di Gedung Pusat Promosi Sentra IKM Sasirangan Tambang Ulang , Kegiatan ini merupakan kegiatan pembuka dari serangkaian acara kegiatan peresmian Gedung Pusat Promosi Sentra IKM Sasirangan Tambang Ulang. Kegiatan Pelatihan Desain dan Pengembangan Motif Sasirangan Kombinasi dengan Ecoprint ini diikuti oleh 15 org peserta yg terdiri dari pengrajin sasirangan se Kab. Tanah Laut yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan serta mengembangkan kreatifitas dan inovasi desain dengan mempadu-padankan teknologi ecoprint pada produk – produk sasirangan yang telah mereka hasilkan. Dalam melaksanakan pelatihan ini,Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian menghadirkan 2 org instruktur dari Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta yaitu Bu Zuriyah S.Sn dan Bu Irianti Nugrahani. Hari pertama Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Camat Tambang Ulang didampingi oleh Ibu Kepala Bidang Perindustrian pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa beliau menaruh harapan besar kepada para pengrajin sasirangan Tanah Laut khususnya pengrajin sasirangan di Kecamatan Tambang Ulang untuk dapat menciptakan sebuah karya baru yang merupakan hasil perpaduan antara sasirangan dan teknologi ecoprint. Beliau berharap dengan semakin banyaknya bermunculan produk – produk sasirangan di Kalimantan Selatan, sasirangan Tanah Laut tetap memiliki ciri khas selain dengan motif si Arek Jangkungnya, pengrajin sasirangan Tanah Laut tetap senantiasa berinovasi menciptakan karya baru untuk memenuhi permintaan konsumen yang senantiasa berkembang dari waktu ke waktu. Pada pelaksanaan pelatihan, para pengrajin sasirangan ini belajar mengenai teknologi ecoprint yang dapat dikombinasikan dengan sasirangan olahan mereka. Setidaknya, terdapat 3 metode yang dipelajari yaitu : 1. Metode pounding Yaitu dengan metode getok atau pukul daun menggunakan palu karet atau ulekan kayu agar getah yang terdapat di daun dapat keluar optimal dan menghasilkan motif yang diinginkan. Kemudian difiksasi setelah sebelumnya didiamkan selama 1 hari. 2. Metode steaming Yaitu dengan metode pengukusan. Sebelumnya kain yang sudah dimordanting/ditreatment disiapkan dengan penataan daun di atasnya, lalu dilakukan penggulungan dengan bantuan pipa paralon dan plastic, untuk kemudian diikat agar tidak bergeser lalu dikukus/disteam untuk membangkitkan warna daun yang berasal dari getahnya. Kemudian setelah proses pengukusan selesai, dilanjutkan dengan proses fiksasi setelah didiamkan sebelumnya selama 1 hari. 3. Metode iron blanket ecoprint Metode ini secara garis besar hampir sama dengan metode steaming, namun yang menjadi pembeda adalah pada saat penggulungan kain, kain dan daun tidak digulung sendiri namun digulung bersama dengan kain lain yang terlebih dahulu telah dicelup dengan pewarnaan alam. Sehingga kain yang dihasilkan adalah kain ecoprint dengan dasar yang tidak lagi putih namun memiliki warna sesuai dengan permintaan konsumen. Kedepannya diharapkan, dengan adanya pelatihan ini para pengrajin sasirangan dapat menciptakan inovasi-inovasi desain baru yang memperkaya khazanah motif sasirangan tanah laut mengikuti jejak kesuksesan inovasi motif dan metode sebelumnya yakni sasirangan jimpitan, sasirangan ringkel (Saringkel Pandan) dan batik motif sasirangan (B@taringan) dengan motif si Arek Jangkung, Acara penutupan pelatihan ini dilaksanakan bersamaan dengan acara peresmian Gedung Promosi Sentra IKM Sasirangan Tambang Ulang yg dihadiri oleh Bupati Tanah Laut, Forkompinda Tanah Laut dan para tamu undangan lain ditandai dengan penyerahan sertifikat secara simbolis kepada perwakilan peserta terbaik dan penyerahan plakat kepada kedua instruktur dari Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta oleh Bapak Bupati Tanah Laut didampingi oleh Ketua Dekranasda Tanah Laut dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kab. Tanah Laut. |
Badan Publik | : | Dinas Tenagakerja dan Perindustrian |
File Lampiran | : | Download 85.89 KB |