BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak di bidang usaha ekonomi kreatif mulai tumbuh di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).Di antaranya seperti usaha yang dijalankan oleh kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK Desa Telagalangsat, Kecamatan Takisung.Informasi dihimpun Jumat (24/3/2024), mereka sukses memproduksi mie instan berbahan baku daun kelor.Serapan pasarnya pun kian terbuka hingga ke luar Tala."Kami mulai memproduksinya sejak Januari 2022 lalu," sebut Ketua UP2K Desa Telagalangsat Nurwulan.Ia menuturkan di kampungnya kebetulan banyak pohon kelor.Hanya saja dulu oleh warga kampung umumnya hanya digunakan untuk penawar atau penyembuh sakit yang disebabkan hal klenik atau mistis.Setelah mengetahui kandungan nutrisi yang tersimpan pada daun kelor cukup tinggi, pihaknya bersama pemerintah desa setempat kemudian mencoba memanfaatkannya menjadi bahan pangan yang lebih kekinian yakni berupa mie instan."Jadi, awalnya itu tujuan kami untuk mengatasi stunting karena dulu kasusnya di Desa kami cukup tinggi. Pada tahun 2021 lalu tercatat 25 bayi yang mengalami stunting, di atas 25 persen," sebut Rudi Cahyo Purnomoz kades Telagalangsat.Dulu, paparnya, daun kelor hanya dimasak berupa sayur bening.Hal ini kurang diminati anak-anak.Karena itu pihaknya mencoba mengolahnya menjadi produk baru yaitu mie instan.Akhirnya, anak-anak pun menyukai dan mengonsumsi."Alhamdulillah angka stunting di desa kami menurun. Saat ini tersisa delapan balita yang masih stunting," sebut Rudi.Lantaran mie instan berbahan daun kelor tersebut banyak yang menyukai, pihaknya kemudian berupapa mengembangkan produksinya.Mie instan daun kelor itu dikemas secara apik sehingga kian banyak yang berminat."Sudah sampai ke Surabaya dan Kaltim. Ada yang memesan dan kami kirimkan melalui jasa pengiriman cepat," sebut Rudi.Dikatakannya, daun kelor memang memiliki kandungan nutrisi yang bagus yakni tinggi kadar kalsium dan vitamin C-nya.Harganya pun terjangkau yakni Rp 10 ribu per bungkus.